Ekspresi Mesra Pranikah Sudah Dihalalkan (asalkan tidak mendekati zina)

Mungkin ada perbedaan antara kita mengenai apa “yang sudah dihalalkan kepada kita”. Ibnu Hazm dan Abu Syuqqah berpandangan, ekspresi cinta di luar nikah yang mesra itu halal, asalkan tidak mendekati zina. Ekspresi tersebut tergolong sesuatu yang sudah dihalalkan kepada kita.

Mungkin akar permasalahannya adalah pada pengertian apa yang dimaksud dengan “mendekati zina”. Menurut kedua ulama tersebut, ekspresi mesra di luar nikah itu pun dapat tergolong suci, penuh mawaddah dan rahmah. Ekspresi mesra seperti itu bukan mendekati zina. Yang mendekati zina (apabila bukan suami-istri) adalah yang disertai dengan nafsu birahi.

Kalau Anda dan komunitas Anda menganggap itu tergolong mendekati zina, silakan untuk tidak melakukannya. Kami menghargainya. Semoga Anda dan komunitas Anda juga menghargai saudara-saudara kita lainnya yang mengikuti pemahaman Ibnu Hazm dan Abu Syuqqah.

Dan Allah sajalah yang lebih tahu mana yang lebih benar diantara kita.

10 Tanggapan to this post.

  1. Posted by Aya aya wae .. on 9 Agustus 2008 at 23:33

    Kagak ilmiah .. bro!!

    Balas

  2. Allah SWT berfirman, yang artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra 32).

    Apa yang dimaksud “mendekati zina”?

    Rasulullah SAW bersabda, “Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya dengan melangkah (berjalan) dan hati yang berhasrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisir) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR. Bukhari)

    Jadi silahkan pacaran, tapi jangan saling melihat, jangan saling mendengar, jangan mengobrol (via media apapun), jangan bersentuhan, jangan jalan bareng, jangan pakai cinta/hati (berhasrat dan berharap).

    Jika ada salah satu zina dari hadits di atas yang dilakukan, maka itu sudah masuk kategori “mendekati zina”, yang akan berpotensi menuju zina kelamin. Na’udzubillah min dzalik. Hati-hati dengan langkah-langkah syetan, selangkah demi selangkah.. hingga terjerumus ke neraka. Zina adalah dosa besar. Segeralah menikah.

    Balas

  3. Posted by Zain Abdillah on 30 September 2008 at 15:49

    Assalamu’alaikum Mr. Shadiq, Anda mau comment apa lagi hayo?

    Balas

  4. Posted by Zain Abdillah on 30 September 2008 at 15:58

    Kayaknya tidak lama lagi, Mr. Shadiq kita ini akan menghalalkan masturbasi deh.. Wong pacaran aja boleh, gimana dg masturbasi yang notabene gak melibatkan orang lain sama skali, walah, walah…
    Pak Shadiq, tolong jelaskan, apakah Islam Moderat yang bpk anut itu lebih baik daripada Islam yang bapak anggap ekstrim? Ketahuilah, julukan islam ekstrim atw teroris itu hanya dilontarkan oleh orang2 Barat la’natullah itu. Islam adalah Islam. Pak, silahkan anda bermoderat, biar Fir’aun di neraka ada temannya…

    Balas

  5. Posted by Zain Abdillah on 30 September 2008 at 16:03

    Pak Shadiq berkata:
    ‘Wahai muda-mudi, saling lirik-meliriklah kalian, tapi jangan pegangan tangan. Pegangan tanganlah kalian, tapi jangan berciuman. Berciumanlah kalian, tapi jangan berzina. Berzinalah kalian, tapi jangan sampe ketahuan’. Atau ringkasnya:
    ‘lakukanlah zina, tapi janganlah dekati dia’

    Balas

  6. @ Aya Aya Wae ..
    Apakah yang ilmiah itu adalah yang sepaham dengan pemikiran subyektif Anda?

    @ Anugerah
    Lihat Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya

    @ Zain Abdillah
    Wa’alaykumus salam, Zain Abdillah. Anda mau menyimak komentar saya? Alhamdulillah. Syukurlah Anda masih mau mendengar kata-kata saya:

    1) Persoalan masturbasi sudah pernah saya bahas. Lihat Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya.

    2) Salah satu lembaga yang mulai mempopulerkan istilah “Islam Ekstrem” adalah Penerbit Mizan (Bandung) yang menerbitkan buku karya Yusuf Qardhawi berjudul Islam Ekstrem sejak tahun 1985. Apakah Penerbit Mizan itu “orang2 Barat la’natullah”? Peta manakah yang menunjukkan bahwa Bandung itu terletak di belahan Barat?

    3) Center for Moderate Moslem (CMM) didirikan oleh tokoh-tokoh NU, Muhammadiyah dan sejumlah tokoh Islam lainnya. (Lihat Profil CMM.) Apakah NU dan Muhammadiyah itu “teman Fir’aun di neraka”? Apakah Anda sudah pernah mengunjungi neraka dan melihat tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah di dalamnya?

    4) Bahwa “Islam moderat” itu lebih baik daripada “Islam ekstrim” telah dijelaskan pada 25 September 2007 di situs CMM. (Lihat artikel Islam Moderat sebagai Alternatif.)

    5) JANGAN menyebarkan fitnah! Dosanya BESAR! (Lihat Al-Qur’an Surah al-Baqarah ayat 191 dan 217.) Saya TIDAK pernah mengatakan “… Berzinalah kalian, tapi jangan sampe ketahuan.”

    Balas

  7. [...] Pranikah Sudah … Zain Abdillah di Ekspresi Mesra Pranikah Sudah … Zain Abdillah di Ekspresi Mesra Pranikah Sudah … Zain Abdillah di Percampur-bauran Itu [...]

    Balas

  8. Posted by Zain Abdillah on 2 Oktober 2008 at 08:12

    Sekarang, apa definisi Anda tentang Islam moderat dan Islam ekstrim, beserta contoh2 kegiatan yang mereka lakukan? Lalu apakah Islam radikal adalah istilah lain untuk islam ekstrim?

    Balas

  9. Posted by Zain Abdillah on 2 Oktober 2008 at 08:21

    Itu bukanlah fitnah, Pak… Itu hanya sebagai kiasan dari berbagai pendapat yang Bapak kemukakan. Lihat juga kata-kata sebelumnya. Saya tidak mengatakan bahwa Bapak ini memfatwa, ‘berzinalah kalian tapi jangan sampe ketahuan’. Sesungguhnya Bapak inilah yang sudah memfitnah saya dengan mengatakan ‘Anda memfitnah saya’. Dan, kalaupun selama ini Bpk merasa tersakiti, saya minta maaf lahir batin. Mumpung masih ‘Idul Fitri. Tapi itu bukan berarti saya berhenti menentang pendapat bpk yg sesat itu!

    Balas

  10. Posted by Hazim on 22 Oktober 2008 at 17:14

    ada lagi orang ngaco di akhir zaman.

    Balas

Tanggapi posting ini