Berdosakah menyukai sesama jenis?

saya laki2 berusia 22 th, saya ingin bertAnya apakah yang saya lakukan ini dosa atau tidak, selama ini saya meraskan bahwaa saya cenderung menyukai sesama jenis, saya pernah bercumbu dengan lakilaki, tapi saya sangat menghormati wanita dan memuliakannya, saya bingung harus bagaimana? sementara rasa itu terus ada dan semakin menjadi jadi dalam diri saya, saya minta tolong bagaimana saya haruis menjalani kehidupoan saya ini, perasasan ini (suka sesama jenis) sudah ada sejak saya masih kecil, terlebih dahulu saya pernah menjadi korban perkosaan oleh laki-laki juga.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Persoalan kecenderungan homoseksual seperti itu tampaknya sudah sering dibahas di luar blog ini. Kita bisa dengan mudah mencarinya melalui mesin pencari, misalnya dengan kata kunci: hukum islam homoseks. Namun, blog ini mungkin belum pernah membahasnya. Okelah sekarang aku membicarakannya, tentunya sebatas ilmuku, wallaahu a’lam.

Dari apa yang telah kau “lakukan”, sebagaimana tersebut di atas, ada yang menurutku berdosa, tetapi ada pula yang tidak berdosa. Yang jelas-jelas tidak berdosa adalah menghormati wanita dan memuliakannya. Bukan hanya tidak berdosa, sikap tersebut justru berpahala. Selain itu, yang juga jelas-jelas tidak berdosa adalah menjadi korban perkosaan.

Yang juga tidak berdosa adalah sekadar mencintai atau menyukai sesama jenis, baik sesama pria maupun sesama wanita. (Mengenai tidak berdosanya rasa cinta, lihat buku “Ayat-Ayat Mesra“.) Hanya saja, seringkali terjadi, orang mencintai itu bukan sekadar mencintai, melainkan ada tindak lanjutnya yang keluar dari koridor Islam, sehingga berdosa.

Apabila rasa cinta itu diiikuti dengan perbuatan yang mendekati zina, maka mendekati zina itu berdosa (walaupun rasa cintanya itu sendiri pada dasarnya tidak berdosa). Mengenai mendekati zina, silakan simak artikel “Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya“.

Mengenai bagaimana kau harus menjalani kehidupan ini, menurutku kau membutuhkan bantuan psikologis yang profesional. Untuk itu, silakan hubungi lembaga psikologi yang islami. Misalnya, lembaga yang dikelola oleh fakultas psikologi di perguruan tinggi Islam yang terdekat dengan tempat tinggalmu.

Sementara itu, alangkah bagusnya bila kau mendalami berbagai tinjauan psikologis terhadap fenomena homoseksual. Misalnya, menyimak artikel “Homoseksual: Apa Dan Mengapa?“.

Selain itu, alangkah eloknya bila ikhtiar-ikhtiarmu itu kau sertai dengan doa & zikir yang relevan. Untuk itu, silakan simak buku Doa & Zikir Cinta.

Demikian saran-saran dariku. Semoga Allah Sang Maha Penyayang senantiasa menyayangimu. Aamiin.