Assalaamu ‘alaykum

Segala puja dan puji kita persembahkan untuk Sang Maha Pencinta, yang dengan ridha-Nya telah meminjami kita aneka nikmat, termasuk nikmat dalam menyeru para pencinta untuk senantiasa berada di jalan Allah swt.

Aduhai betapa nikmat, menyaksikan merebaknya penerbitan yang menyeru kita untuk berada di jalan Islam. Tak terkecuali yang menyoroti problematika remaja. Fenomena pacaran ala jahiliyah yang kian mewabah pun dijadikan bulan-bulanan. Ditelanjangi habis-habisan, sampai terkuak segala kenistaannya. Ini dilakukan dengan gairah yang berkobar-kobar.

Sayangnya, gairah yang membara dalam rangka mencegah kemungkaran terkadang kelewat batas. Bukan hanya yang jahiliyah yang dihantam oleh sebagian dari para penyeru. Pacaran yang islami pun mereka hujat. Dijadikan terdakwa tanpa bukti yang memadai. Ada yang menuduh, “Pacaran islami itu mengakali hukum Islam.” Ada yang memvonis, “Santri-santri yang menjalani pacaran islami adalah musuh dalam selimut yang melakukan pembusukan Islam dari dalam.” Ada yang berseru, “Mari menertawakan pacaran islami!”

Namun, blog ini mengungkapkan, Islamisasi pacaran dapat dibenarkan syari’at. Di samping itu, penulis mengingatkan, penghujatan terhadap sesuatu yang islami dan pendakwaan tanpa bukti yang memadai tersebut bisa mengundang kemurkaan Allah dan kemarahan rasul-Nya. Bila ini terjadi pada penyeru-penyeru yang sebetulnya mengharap ridha-Nya dan syafa’at utusan-Nya, maka sungguh ironis, bukan?

Oleh karena itu, di sini kita menindak-lanjuti buku Wahai Penghujat ‘Pacaran Islami’: Jangan Kau Undang Kemurkaan Allah dan Kemarahan Rasul-Nya.

Akhirnya, Allah swt. lah tempat segala urusan dikembalikan. Dari Sang Penguasa Hari Perhitungan lah kita mengharap petunjuk jalan yang lurus menuju surga. Yaitu jalannya orang-orang yang Dia pinjami kenikmatan, bukan jalannya orang-orang yang sesat.

Solo, 24 November 2007

M Shodiq Mustika

6 Tanggapan to this post.

  1. Saia ndak pernah menghujat pacaran islami, saia mendukung dengan sangat usaha anda

    insyaallah berhasil …

    wassalamualaikum

    :-D

    Balas

  2. Posted by geri_arr on 9 Agustus 2008 at 22:47

    Saya akan menolak sampai mati!!!
    “Ya Allah tunjukanlah kepadaku dan kepada saudara-saudara seimanku mana yg hak dan mana yg batil”

    Balas

  3. Posted by geri_arr on 9 Agustus 2008 at 22:50

    Sama aja pembenaran tanpa bukti dan dalil yg jelas itu jg mengundang kemarahan dan kemurkaan Allah dan Rasul-Nya. Jd kesimpulannya, pacaran islami itu meragukan sah tidaknya sesuai syariat, dan nabi sendiri bersabda “Tinggalkanlah sesuatu yg meragukan itu”
    So, the final decision is “Ayo Tinggalkan Pacaran Apapun itu Bentuknya”

    Balas

  4. @ Geri ARR

    Soalnya situ Jomblow dan nggak ada satu cewek pun yang mau pacaran dan nikah sama situ :lol:

    frustasi trus akhirnya jadi Hombreng seperti Ryan Wakakak

    Balas

  5. WEw, What the hell is that???

    @ RETORIKA: Jangan menuduh sembarangan tanpa dalil,

    Iqro!!! Baca baca baca!:
    http://forum.detik.com/showthread.php?t=77983

    Survey diambil dgn subjektive! dan bukan dari Pihak Penentang Pacaran Islami, maupun Pendukung Pacaran Islami :LOL:

    Balas

  6. ya kalo pacaran islami di larang…TV juga di larang….kan bisa aja nayangin acara yg ga bener

    larang komputer….coz bisa di pake buat yang ga bener

    jadi gimana?ngelarang komputer apa pekerjaan yg ga bener?melarang TV apa acara yang ga bener?melarang pacaran apa kegiatan yang di larang?

    Balas

Tanggapi posting ini